Thursday, June 26, 2014

(^_^)


Ay…
Berbilang 6 tahun kita berteman, belum sekalipun ku tuliskan sesuatu tentang mu..
Entah kenapa di tengah siang tadi aku teringat akan dirimu, rinduku membuncah dan aku ingin menuliskannya

Ay…
Aku rindu padamu, semua paket mu, ceritamu tentang mamak, bapak, kakak dan adik mu, aku rindu.
Setelah ku telusuri rekam jejak kebersamaan kita, kenangan – kenangan kita begitu sederhana, hanya tentang satu organisasi, satu kepanitiaan, ng-eskrim bareng, makan soto bareng, makan mie ayam bareng..sederhana, berulang…

Ay…
Adakah kenangan yang ingin kau ulang???
Aku tidak, aku hanya ingin bertemu dengan mu, mendengar cerita, tawa dan tangis mu.
Dari semua sahabat ku, hanya kau yang paling sering menangis, hati mu sangat lembut, rapuh sekaligus tegar,

Ay…
Aku bersyukur bertemu dengan orang yang tulus dan jujur seperti diri mu, meski sering kali kejujuran mu menyakitkan, bahkan pernah aku begitu marah, menghapus nomor mu, meng- unfriend fb mu, mengganti nomor agar kau tak bisa menghubungiku,
Tapi kau selalu berhasil mendapati ku, berkompromi dan menggenggam hati ku lagi..

Ay…
Hidupmu adalah pemberontakan, bahkan hingga hari ini, hingga kau memilih jalan dakwah ini.
Kadang kita tak se-ide, tapi kau juaranya mengalah, kadang ada teman – teman yang tak menyukai mu, tapi kau abaikan, mereka hanya melihat mu saat ini, tapi aku melihat masa depan..
Bagi mereka kau mungkin gulita, tapi bagi ku kau pelita, bagi mereka kau mungkin batu hitam, tapi untuk ku kau berlian, aku mengenal mu Ay, sangat mengenalmu, bahkan lebih dari dirimu sendiri…

Ay…
Menurut mereka, kau mungkin kekanakan, kadang aku setuju, tapi aku lebih sering melihat kebijaksaanmu ay, mereka hanya belum mengenalmu, seandainya mereka tahu dirimu,
Ah.. Ay..
Kau sangat perhatian, seumur hidup ku baru diri mu yang paling sering ngirim pulsa ^^, hampir setiap kali saat ku tak balas sms mu, tak mengangkat telpon mu, andalan mu adalah mengirim pulsa, haha.. ay, kadang aku memang tak ingin membalasnya, kadang aku sengaja gak ngangkat telpon nya, kadang aku juga ingin menghidari mu..bukan bosan, tapi aku takut terlalu bergantung pada mu..

Ay…
Hari – hari di 3 bulan itu, muhassabah ku berulang, tentang bertahan atau mengalah, bertahan adalah kekalahan yang sebenarnya kan?? Ego ku adalah iblis yang menguasai, padahal aku menunggu – nunggu sms mu..bertanya seperti dulu “lagi ngapain, dimana, dengan siapa???” tapi aku hanya terus menunggu, tak kuasa mengirimkan pesan yang sudah ku ketik di layar hp, hanya ku pandangi, lalu ku hapus lagi…

Haha…Ay…
Dulu kau sering memanggil ku cinta…cantik…tapi sejak 3 bulan kita putus silaturrahim itu, sepertinya kita tak sedekat dulu ya??? Jangan khawatir Ay, nama ku memang maskulin, tp orang lain tak akan salah sangka..justru aku yang salah sangka, aku akan ngarep kamu banget *loh???!!!

Ay…
Aku bohong jika bilang telah melupakanmu saat itu,
Ada malam – malam saat aku merindukan mu, aku selalu melihat foto mu, dulu waktu kita belum slek, aku gak pernah lho, nyimpen foto mu di hp, tapi setelah kejadian itu aku malah nyari…kutemukan, kadang ku jadikan background hp…

Saat itu aku berfikir
Akankah kita berjodoh???
Lalu ku rekondisi hati ku, ku yakinkan, jika nanti kita bertemu, aku tidak akan mengenal mu, tidak akan menyapa mu, tidak akan melirik mu..*pendendam banget ya aku??? *hahaha
Itu kemarin Ay, waktu aku masih kesal, kau tahu, kesal ku itu sebenarnya sebentar saja, sangat sebentar, jaim-nya yang lama ^^

Nanti Ay, meskipun engkau telah menjadi milik seseorang, semoga kita tetap berjodoh, dan dalam pertemuan berikutnya, kita akan bernostalgia, selalu berikan aku nasehat – nasehat mu ya..

Ay…
Selamat menikmati perjuangan dakwah, selalu saling mendo’akan, selalu saling memaafkan, jarak ini, biarkan menjadi pemisah raga, namun bukan pemisah jiwa,

Cinta ku selalu untuk mu Aisyah…(hahahaha) bukan, ini kisah kita Ay, bukan Aisyah.. ^^

Masih Biru, 23 Juni 2014 *sebentar lagi Ramadhan yeyeye*

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...