Monday, June 9, 2014

Lingkaran Cinta “Ia bukan segalanya, namun darinya segala bermula”

Prolog…

“Ia bukan segalanya, namun darinya segala bermula”
Bagi beberapa orang mungkin ini ungkapan “lebay”, bagiku dulu juga begitu..
Namun Allah Maha Pemurah, menunjukkan jalanNya pada ku…seorang hamba yang hina..

Aku mengenal gerakan ini medio 1996, saat itu aku kelas IV SD, orang tua ku memutuskan kami pindah ke Medan, kota kelahiran Mama…kami tinggal di rumah peninggalan Opung ku.
Di rumah itu ada keluarga ku dan adik Mama yang perempuan, kami memanggilnya “Bujing”, bujing ku ini kuliah di USU, jilbabnya lebar, dan tak pernah membuka jilbabnya jika ada laki – laki yang bukan mahramnya di rumah..aku tidak heran, aku tahu tentang perintah menutup aurat dalam Al-Qur’an di Surah Al-Ahzab:59, perempuan di suruh menjulurkan jilbabnya hingga menutupi dada dan tak boleh membukanya di depan laki – laki yang bukan mahram…
Kelak, aku juga ingin begitu (dalam hati)

Aku betah sekali berlama – lama di kamar bujing, banyak buku – buku di dalamnya, dari dulu aku tertarik dengan buku, terutama tentang sejarah dan biografi, semua buku di kamar itu ku baca, paling tidak judulnya ^^

Ada juga majalah Annida, dulu harganya masih 750 rupiah, hehehe…aku berlangganan sampai SMA

Teman – teman bujing sering dating ke rumah, sepekan sekali mereka datang dalam jumlah yang banyak, ternyata itu halaqoh (liqo) namanya, dulu mereka melakukannya sembunyi – sembunyi *you know why lah ya…
Teman – teman bujing sangat ramah, lembut, bila bicara selalu merendahkan suara, kelak aku tahu itu adalah adab berkomunikasi.
Teman laki – lakinya tak ada yang merokok, semua juga ramah dan lembut, berwajah teduh…setiap kali terdengar azan mereka langsung menuju mesjid…
Setiap kali akhwat dengan akhwat bertemu, mereka bersalaman, senyum, mengucap salam, cupika cupiki…hah…indah sekali dilihat, yang ikhwan juga begitu… damainya…

Semakin hari aku kian tertarik dan berazzam dalam hati kelak aku juga akan seperti mereka, mereka tidak takut di cemooh dengan penampilan mereka, dengan kebiasaan mereka, mereka adalah orang – orang pemberani, mereka juga selalu mengajak orang lain pada kebaikan, walau sering ajakan itu disalah artikan, bagi sebagian orang, menjadi sholih itu cukup untuk diri sendiri saja, tidak usah ngajak – ngajak, dan bagi sebagian orang, hidayah itu datang dengan sendirinya, bukan karena dicari…

Bagiku, hidayah Allah itu tidak datang sendiri, meski tak mustahil Allah memberikannya secara “Cuma - cuma” amat mudah bagi Allah melakukannya, tapi bacalah cerita – cerita saudara kita yang mu’allaf, bagaimana mereka pada akhirnya kembali kepada fitrah Islam, hampir seluruhnya karena mereka belajar, mereka mencari…tidak diam saja menunggu…
Dan bagiku hidayah Allah sangat mahal harganya…

Hari ini, Alhamdulillah aku masih berada dalam lingkaran cinta, dalam liqo..halaqoh…bersama Ikhwah fillah disini dalam lingkaran ini aku merasa lebih mudah menjalankan perintah Allah untuk sholat, menutup aurat, belajar dan banyak lagi..terasa lebih mudah karena bersama – sama, karena saling mengingatkan, saling mendo’akan, saling memahami, membantu, meringankan dan memotivasi

Ada banyak sekali kekecewaan yang pernah kurasakan dalam lingkaran ini, banyak..pernah ada murobbi yang pilih kasih, yang memandang fisik, teman yang tidak ramah, ketus dll…tapi bagi ku semua adalah proses, aku, murobbi ku dan teman – teman ku, semuanya sedang berproses menjadi lebih baik, dengan bersama kami lebih kuat, dengan berjama’ah potensi yang tadinya kecil menjadi lebih besar…

Liqo’ bukan segalanya, tapi dari liqo segalanya bermula, aku dulu malas sholat, sholat ku bolong – bolong, apalagi ngaji, Al-qur’an hanya hiasan di rak buku ku..jangan tanya tentang dzikir, lebih banyak kata – kata kotor dan umpatan yang keluar dari mulutku, lagu – lagu yang melenakan, aktivitas yang jauh dari belajar, belum lagi berteman dan interaksi dengan non mahram, aku dulu memang tidak pacaran, tapi TTM-an…banyak sekali ilmu yang ku dapat dari lingkaran ini, aqidah, akhlak, siroh, fiqh, tafsir, bahkan sampai ilmu manajemen, analisis, psikologis pun ku dapatkan…Allahuakbar…Maha Besar Engkau ya Allah dengan segala Ilmu dan kasih sayang Mu kepada kami…

Akhirul kalam, Ya Allah..kutitipkan cinta dan rindu ku, pada mereka yang dulu pernah berada dalam lingkaran bersama ku, guru – guru ku, teman – teman ku…tetapkanlah kami selalu menjadi mujahidah agama Mu, tak henti – henti belajar sampai Engkau tetapkan kami untuk menjemput syahid di jalan Mu…

Kamar biru, 060614, 23.30
Besok tracking ke Kolam Abadi..yeyeye..^^

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...