Prolog…
“Ia bukan segalanya, namun
darinya segala bermula”
Bagi beberapa orang mungkin ini
ungkapan “lebay”, bagiku dulu juga begitu..
Namun Allah Maha Pemurah,
menunjukkan jalanNya pada ku…seorang hamba yang hina..
Aku mengenal gerakan ini medio
1996, saat itu aku kelas IV SD, orang tua ku memutuskan kami pindah ke Medan,
kota kelahiran Mama…kami tinggal di rumah peninggalan Opung ku.
Di rumah itu ada keluarga ku dan
adik Mama yang perempuan, kami memanggilnya “Bujing”, bujing ku ini kuliah di
USU, jilbabnya lebar, dan tak pernah membuka jilbabnya jika ada laki – laki
yang bukan mahramnya di rumah..aku tidak heran, aku tahu tentang perintah
menutup aurat dalam Al-Qur’an di Surah Al-Ahzab:59, perempuan di suruh
menjulurkan jilbabnya hingga menutupi dada dan tak boleh membukanya di depan
laki – laki yang bukan mahram…
Kelak, aku juga ingin begitu
(dalam hati)
